Pada
materi ini saya membagikan panduan membuat website sederhana menggunakan HTML,
PHP, CSS, dan MySQL. Materi disusun secara bertahap, mulai dari membuat
tampilan website hingga menghubungkannya dengan database untuk mengelola
konten.
Latihan
ini ditujukan bagi pemula yang ingin memahami bagaimana halaman website dibuat
dan bagaimana data dapat ditambahkan, disimpan, serta ditampilkan melalui
aplikasi berbasis PHP dan MySQL.
Tahap
1. Membuat Template Website
Tahap
pertama membahas pembuatan struktur dan tampilan website menggunakan HTML, CSS,
dan PHP. Komponen yang dibuat meliputi header, menu navigasi, sidebar, footer,
serta halaman utama.
Pada
bagian ini, kita juga mempelajari cara memisahkan komponen website ke dalam
beberapa file agar lebih mudah dikelola.
Materi
dan contoh kode dapat dipelajari melalui artikel berikut:
Design
Simple Template – Materi Tahap Pertama
Tahap
2. Menghubungkan Website dengan Database
Setelah
template selesai dibuat, tahap berikutnya adalah menghubungkan website dengan
database MySQL.
Materi
lanjutan mencakup pembuatan login administrator, pengelolaan artikel, serta
penyimpanan dan penampilan data. Selain itu, terdapat latihan membuat formulir
pendaftaran mahasiswa dan fitur pencarian data melalui halaman administrator.
Dengan
latihan tersebut, kita dapat memahami bagaimana PHP digunakan untuk mengolah
data yang tersimpan dalam database dan menampilkannya pada website.
Materi
lengkap tahap kedua tersedia pada artikel:
Design Web –
Materi Tahap Kedua
Download
Full Source Code
Sebagai
pelengkap kedua materi tersebut, tersedia source code untuk mempelajari susunan
file dan penerapan program secara keseluruhan.
Download
Full Source Code Website PHP dan MySQL
Sebaiknya
pelajari tahap pertama dan kedua sebelum mencoba menjalankan keseluruhan
program. Dengan begitu, fungsi masing-masing file dan hubungan antara tampilan
website, PHP, serta database dapat lebih mudah dipahami.
Materi
ini menggunakan lingkungan pengembangan PHP dan MySQL pada masa pembuatannya.
Beberapa bagian kode mungkin perlu disesuaikan apabila dijalankan menggunakan
PHP versi terbaru, terutama pada koneksi database dan pengelolaan autentikasi
pengguna.
